FINTEK LENDING MANA YANG SESUAI UNTUK SAYA?

Saat ini di Indonesia ada +/-106 perusahaan penyelenggara jasa Pinjaman Online (P2P Lending) yang telah terdaftar (data OJK as per April 2019). Setiap perusahaan memiliki struktur pinjaman yang unik baik dalam hal :

  • Registrasi Calon Nasabah secara online,
  • Syarat-syarat pengajuan pinjaman,
  • Maksimal Plafon,
  • Bunga Pinjaman,
  • Jangka Waktu Pengembalian, dan lain-lain

Dengan demikian tentunya akan menjadi pertanyaan buat kita: perusahaan P2P mana yang cocok buat kebutuhan kita? Nah, untuk menjawab hal ini, sebenarnya dikembalikan kepada kita sendiri. Cara yang paling mudah menjawab adalah dimulai dengan bertanya kepada diri sendiri:

  1. Untuk Apa? Pinjaman diajukan untuk kebutuhan apa? Moda usaha? Biaya sekolah? Biaya Rumah Sakit/berobat? Bayar DP? Tutup kartu kredit? Intinya multiguna dan lebih bersifat penalangan kebutuhan mendesak. Pertanyaan pertama ini akan membawa kita kepada perusahaan P2P mana yang menyediakan plafon yang sesuai dengan kebutuhan;
  2. Butuh Berapa? Pertanyaan ini sudah mulai konvergen dan mengarah kepada jumlah hutang yang akan kita ambil. Dari sini kita bisa pilih perusahaan P2P mana yang menyediakan rentang plafon sesuai dengan jumlah kebutuhan hutang kita;
  3. Bagaimana Angsurannya? Pertanyaan ini akan berkaitan dengan kewajiban pengembalian pokok dan bunga kepada perusahaan P2P. Selain masalah jumlah angsuran per periode, juga harus ditelaah bagaimana ketentuan dalam hal membayar kembali pinjaman di perusahaan P2P tersebut. Apakah diangsur bulanan atau dibayar sekaligus pokok dan bunga saat jatuh tempo dan lain-lain. Bagaimana angsuran dibayar dan berapa jumlahnya per periode pembayaran biasanya akan menjadi saringan terakhir kita di dalam memilih perusahaan P2P yang sesuai.

PARAMETER PENGEMBALIAN PINJAMAN

Yang dimaksud dengan parameter pengembalian pinjaman adalah variable-variable yang akan menggambarkan secara kuantitatif besarnya hutang, jangka waktu pengembalian, bunga pinjaman dan angsuran per pembayaran. Yang harus menjadi perhatian khusus dalam hal ini adalah :

  1. Besarnya Hutang/Plafon/Limit. Sebagian perusahaan P2P mungkin memiliki plafon yang tersedia relatif kecil (misalnya maksimal Rp 5 juta, Rp 6 juta, Rp 10 juta rupiah). Nah, jika perusahaan P2P memiliki plafond relatif kecil, biasanya mereka akan meminta pengembalian dalam jangka waktu yang singkat misalkan 1 bulan atau 3 bulan. Limit yang kecil ini lebih cocok bagi mereka yang memang pola pendapatannya tertentu dan bukan rutin. Contohnya, pengusaha kecil dan UKM yang sudah memiliki siklus cashflow tersendiri. Sebaliknya Untuk perusahaan P2P yang memiliki plafond besar misalkan Rp 50 juta, Rp 100 juta bahkan Rp 2 milyar biasanya adalah P2P yang memiliki jangka waktu lebih panjang misalkan 1 tahun, 2 tahun atau mungkin 3 tahun. Plafon yang lebih besar dan/atau jangka waktu panjang ini lebih cocok untuk pendanaan usaha atau mereka yang pola income nya adalah rutin seperti bulanan, mingguan, harian, dan lain-lain. Jadi intinya cashflownya rutin (fixed income);
  2. Jangka Waktu Pinjaman. Jangka waktu pinjaman masih berkaitan langsung dengan Besarnya Hutang sebagaimana penjelasan no. 1 di atas;
  3. Bunga Pinjaman. Bunga masih terkait dengan jangka waktu pengembalian. Bunga murah biasanya untuk jangka waktu yang pendek dan bunga mahal biasanya untuk jangka waktu yang lebih panjang. Bagaimana mengukur paling tidak secara kualitatif dalam hal murah atau mahal? Mudah. Cukup bandingkan dengan bunga KTA bank. Semakin dekat dengan bunga pinjaman bank umumnya bisa dikatagorikan murah;
  4. Angsuran per pembayaran. Yang penting tentang angsuran bukanlah hanya menyesuaikan jumlahnya dengan kemampuan membayar atau anggaran kita namun juga seberapa pendek periode pembayaran tersebut. Yang harus dihindari jangan sampai jangka waktunya lebih pendek atau cepat dari siklus pendapatan kita.

CONTOH ILUSTRASI KASUS

(1) Anda adalah karyawan sebuah perusahaan. Saat ini anda membutuhkan dana pendidikan anak anda untuk masuk sekolah. Gaji anda saat ini Rp 8 juta/bulan bersih dan anda hanya ingin menyisihkan Rp 400rb/bulan untuk angsurannya. Jika biaya total masuk sekolah adalah Rp 9 juta, perusahaan fintech mana yang sesuai buat kebutuhan anda? :

  • (a) Maksimal plafon Rp 20 juta, bunga 20% eff per tahun jangka waktu 3 tahun
  • (b) Maksimal plafon Rp 15 juta, bunga 15% eff per tahun jangka waktu 2 tahun
  • (c) Maksimal plafon Rp 10 juta, bunga 10% eff per tahun jangka waktu 1 tahun

Karena memiliki gaji bulanan, maka tidak masalah jika anda ambil pinjaman online dari perusahaan P2P yang memberikan jangka waktu lebih panjang perhatikan tabel angsuran berikut (angsuran dalam juta/bulan)

Dari tabel di atas yang paling sesuai untuk anda adalah perusahaan (a)

(2) Anda seorang pengusaha garment UKM. Anda baru saja dapat order dengan nilai 6 juta dimana dari harga jual 6 juta, profit margin anda adalah 30%. Siklus bisnis anda : dari sejak ada dana, membayar ke supplier, produksi dan terjual memakan waktu 14 hari. Perusahaan P2P mana yang sesuai? :

(a) Maksimal plafond 5 juta, bunga 20% eff per tahun jangka waktu maksimal 2 bulan

(b) Maksimal plafond 4 juta, bunga 15% eff per tahun jangka waktu maksimal 2 bulan

(c) Maksimal plafond 10 juta, bunga 10% eff per tahun jangka waktu maksimal 7 hari

Jawab: jika harga jual 6 juta dan margin 30% maka harga modal adalah 70%* 6 = 4.2 juta. Dengan demikian perusahaan (b) dan (c) tidak sesuai karena maksimal plafond 4 juta untuk (b) dan jangka waktu terlalu pendek untuk (c). Karena siklus pendapatan adalah 14 hari , maka jangka waktu 1 bulan sudah cukup.

Untuk perusahaan (a) : total bayar jatuh tempo = 4.2+20%/12*4.2=4.27 juta

Yang paling layak adalah hanya (a)

KESIMPULAN :

Di dalam pemilihan perusahaan P2P yang sesuai dengan kebutuhan, harap memperhatikan :

  1. Perhatikan maksimal plafon. Apakah sesuai dengan jumlah yang kita butuhkan;
  2. Perhatikan jangka waktu pengembalian. Apakah sesuai dengan siklus pendapatan kita;
  3. Perhatikan tarif bunga dan angsuran yang harus dibayar. Apakah sesuai dengan anggaran yang kita miliki
  4. Sejauh mungkin hindari tunggakan. Karena data di dalam KTP anda akan membuat anda akan tercatat di Pusdafil Fintech memiliki tunggakan dan menyulitkan anda untuk mencari pinjaman di lembaga keuangan manapun.

Ditulis oleh: Arya Indrajana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *